Cah Kangkung Komplit Ala Soekaria

Soekaria, restoran yang berlokasi di SA Tirtayasa, Royal, Serang, menawarkan cah kangkung komplit sebagai menu baru.

Restoran dua lantai yang buka layanan sejak tiga bulan lalu ini mulai terlihat ramai saat jam makan siang. Aneka menu tersedia, mulai dari jenis mie, kwetiau, nasi goreng, sup berkuah, kudapan sampai minuman. Baru-baru ini, penyedia masakan khas oriental atau Chinnesse ini menyajikan menu baru jenis kuah yakni cah kangkung komplit.
“Cah dalam bahasa China berarti tumis, sementara kangkung komplit karena bahan utamanya adalah kangkung yang berisi telur puyuh, daging sapi dan jamur yang dihadirkan secara sekaligus,” ungkap Pino Andrianto, Operational Restoran Soekaria.

Disajikannya menu berkuah ini sebagai alternatif menu kuah lain, seperti capcay, sapo tahu dan sup ayam jamur yang hadir lebih dulu. Menu tersebut memang merupakan makanan China. Namun setelah diperkenalkan kepada khalayak umum, menu ini mendapat direspons dari semua kalangan.

Komposisi penyajian, jamur dan kangkung tampak mendominasi, di samping daging sapi dan telur puyuh yang turut disajikan dalam satu tempat. Mengenai rasa tergantung selera konsumen. “Menu ini bisa disajikan dengan rasa pedas, asin atau manis. Setiap pemesanan langsung dimasak, sehingga bisa disantap saat hangat,” terangnya lagi.

Meski berupa menu yang berisi kangkung, Pino menjelaskan, tak sembarang kangkung yang digunakan. Hampir bahan-bahan yang digunakan adalah diambil dari restoran pusat yang berada di Jakarta, hanya bahan-bahan tertentu yang diambil darin lokal. “Semunya sudah ada standar sendiri,” tambahnya.

Dalam hal harga, menu ini hanya Rp 15.000, dan bisa disantap 2 orang, tergantung porsi dan ukuran seseorang dalam menyantap makanan. (lai)

December 15, 2007 at 4:01 am Leave a comment

Tulang Lunak Selunak Harganya

Hadir di Serang di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ciceri, Serang, RM Ayam Tulang Lunak memberikan paket hemar Rp 9000.

Di Jalan Abdul Fatah Hasan terdapat sekolah, kampus, dan perkantoran menjadi alas an RM Ayam Tulang Lunak hadir di daerah itu. “Justru inilah yang menjadi bidikan kami sejak awal. Menu dengan harga hemat yang bisa dijangkau semua kalangan,” jelas R Santoso atau yang biasa disapa Yayang, Koordinator RM Ayam Tulang Lunak Serang, Kamis (8/11).

Menu paket Rp 9.000 yang menjadi andalan tersebut berisi nasi, sambal, lalapan serta lauk. Tersedia beragam pilihan lauk, seperti ayam goreng, ayam bakar, ayam crispy, dan ayam kalasan yang semuanya berupa tulang lunak. Tersedia juga paket bandeng duri lunak.

“Kami memiliki resep sendiri sehingga menjadikan tulang menjadi lunak, dan yang pasti tidak menggunakan bahan kimia. Proses pengolahan dilakukan secara alami atau tradisional dengan bahan-bahan semacam rempah-rempah,” jelas Yayang.

Lunaknya tulang menjadikan konsumen dapat melahap potongan ayam yang disajikan tanpa menyisakannya sedikitpun. Inilah yang menjadi daya tarik bagi konsumen selain dari segi harga.
Cara penyajian pun diletakkan di atas tempat yang dilapisi daun pisang. Proses pengolahan menu langsung dimasak setelah pengunjung melakukan pesanan menu yang diinginkan. (lai)

December 15, 2007 at 3:52 am Leave a comment

Hangatnya Gurame Dabu Dabu

Gurame Dabu Dabu, menu asal Sulawesi ini mungkin masih asing di lidah masyarakat Serang. Namun menu yang disajikan dengan rasa pedas manis ini masih menjadi menu unggulan Restoran Tirta Asri di Hotel Le Dian.

Kini penyajian memang tak lagi sesuai rasa aslinya yang pedas, tapi sudah disesuaikan dengan kontur dan selera masyarakat Serang. Menu berupa ikan goreng yang dilumuri saus tiram ini banyak disukai tamu hotel lokal dan mancanegara.

Inilah salah satu alasan Restoran Tirta Asri di Hotel Le Dian masih menyajikan menu ini sampai sekarang. Menu ini bahkan menjadi andalan. Selain harganya yang di bawah kisaran Rp 50.000, per porsi bisa dinikmati oleh 2 orang.

“Cara pengolahan, sebelum digoreng ikan gureme dibalut tepung. Sebelumnya ikan dimainet atau diulasi saus tiram atau oister saus. Menu ini disajikan dengan sambal yang bahannya diolah dengan cara dipotong-potong bukan digiling,” terang Lamiro Sianturi, Executive Cheff Restoran Tirta Asri.

Sambal inilah yang membedakan Gurame Dabu Dabu dengan aslinya. Bumbu ini berisi cabe rawit, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, dan tomat. Kesemuanya dipotong-potong lalu disiram dengan minyak panas. “Hindari minyak berkolesterol untuk pengolahan masakan ini,” imbuhnya.
Selanjutnya, racikan bumbu yang digunakan sebagai sambal ini disiramkan di atas ikan gurame yang sudah digoreng. Atau juga bumbu bisa diletakkan di tempat terpisah. Umumnya pengunjung menyantap menu ini tanpa menggunakan sendok atau langsung melahapnya dengan tangan.

Rahasia disukainya menu tersebut karena terletak pada saus tiram yang dioleskan pada ikan sebelum digoreng. Inilah yang menjadikan ikan berasa manis. “Pengunjung restoran dapat menikmatinya secara hangat, karena menu baru akan disajikan setelah pemesanan. Lamanya pengolahan sekitar 15 menit,” katanya lagi.

Gurame Dabu Dabu ini bisa dinikmati di area coffe shop atau di Restoran Tirta Asri. Menu ini akan tetap disajikan sampai ada menu baru yang menggantikan dan lebih disukai tamu hotel. (lai)

December 15, 2007 at 3:49 am Leave a comment

Nasi Goreng Ala Desa di Warung Dheso

Meski disajikan secara sederhana, nasi goreng ala desa di Warung Dheso tetap menjadi menu pavorit. Terutama sebagai menu santap siang yang dinikmati karyawan perkantoran.

“Sengaja disajikan sederhana karena rumah makan kami menyajikan konsep back to country. Menunya pun tetap dipertahankan secara aslinya. Ini untuk memenuhi selera konsumen yang rindu masakan desa, khususnya Jawa,” ujar Joe, pemilik Warung Dheso di Jalan Raya Ahmad Yani, Kota Cilegon, Banten.

Nasi goreng Warung Dheso disajikan lengkap dengan irisan daging ayam, baso dan telur. Jika biasanya telur disajikan dengan diiris lalu dicampur dalam nasi goreng atau digoreng bersamaan dengan nasi, Warung Dheso menyajikannya dengan utuh berbentuk telur mata sapi. Perbedaan lain, tidak didampingi salad atau lalapan, cukup dengan kerupuk udang.

“Justru daya tariknya terletak pada kesederhanaannya. Tapi meskipun kental dengan rasa desa, tapi bule juga banyak yang suka,” imbuh Joe.

Joe mengaku suatu hari turis asing bersama rombongan mampir ke tempatnya. Setelah melihat daftar menu yang disodorkan, mereka minta dibuatkan nasi goreng desa. “Nasi goreng di sini memiliki tiga pilihan, yakni nasi goreng telur dadar, nasi goring pete, dan nasi goreng spesial,” sebutnya.

Jangan membayangkan akan ada perlengkapan serba modern jika berkunjung ke tempat ini. Nuansa desa terlihat jelas dari desain bangunan yang hanya memakai anyaman bambu atau gedek.

“Sengaja atau tidak sengaja, desain rumah makan di tengah kota seperti ini menjadi daya tarik sendiri. Karena saat ini banyak rumah makan yang menawarkan kemewahan,” jelasnya.
Menu di Waroeng Desho umumnya tidak lebih dari Rp 10.000 per porsi. “Untuk ukuran kaum urban, harga ini sangat terjangkau. Kebetulan pelanggan kami adalah warga pendatang,” imbuh Joe. (lai)

December 15, 2007 at 3:47 am Leave a comment

Gombyang Iwak Andalan Aloen2

Gombyang atau pindang khas Serang menjadi menu andalan Aloen2. Rumah makan di Jalan Yumaga, persis di sisi Alun Alun Timur Serang.

“Setiap pengunjung yang datang akan kami tawarkan gombyang iwak nila atau gurame. Kami senang, karena dua jenis ikan air tawar ini disukai, terbukti dengan banyaknya pengunjung yang penasaran ingin mencobanya,” ujar Mukhlis, sang pengelola.

Gombyang tersebut merupakan menu jenis kuah dengan penyajian per porsi berisi 4 potong ikan. Berbeda dengan pindang tumis yang berwarna kuning keemasan atau kemerah-merahan karena bumbu, gombyang iwak di rumah makan Aloen2 berwarna bening. Di Serang sendiri dikenal sebagai pindang asem, karena tidak disertai bumbu berupa cabai atau tomat yang digiling. Bumbu pindang asem ini lebih mengandalkan asam dan gula, sehingga berasa manis dan sedikit asam. Bagi penggemar pedas, biasanya cabai hijau turut disertakan.

Menu yang bisa dinikmati untuk 4 orang ini dapat disantap kapanpun, sebagai hidangan makan siang atau malam. “Semua menu disini disajikan secara hangat atau dimasak sesuai pesanan pengunjung. Begitu pula menu gombyang,” katanya lagi.

Sebagai pelengkap gombyang iwak disediakan pula menu lain yang sudah tak asing seperti jenis pepes, tumisan, dan nasi goreng. Menu khusus yang disediakan seperti sop sirip hiu dan soto seafood.

Dengan segala fasilitas dan menu yang dimiliki, rumah makan ini siapbersaing dengan rumah makan lain yang berlomba menyajikan menu luar daerah bahkan luar negeri.

“Dipilihnya menu-menu ini sebagai andalan karena peluangnya masih terbuka luas. Pastinya, penduduk sekitar terutama para pendatang dari luar daerah ingin juga menikmati menu khas Serang yang lain,” ujar Mukhlis.

Tersedia beberapa ruang sebagai tempat menyantap menu. Selain 12 meja lesehan yang disekat bilik bambu, juga terdapat ruang khusus yang dapat digunakan sebagai ruang pertemuan. Musola dan toilet berada di bagian samping. Sementara kolam ikan yang berada di area tengah, berfungsi untuk menyejukkan suasana. (lai)

December 15, 2007 at 3:40 am 1 comment

Menu Tiga Negara di Ringo Restaurant

Pengunjung Mayofield Mall Cilegon kini dapat mencicipi menu tiga negara, yakni Amerika, Jepang, dan Indonesia, yang dijasikan Ringo Restaurant.

Lebih dari 70 menu disajikan di restoran yang berada di lantai dasar Mayofield Mall Cilegon ini. Untuk menu Jepang, misalnya, tersedia sushi dan mix chicken ‘n beef. Menu makanan Amerika disediakan steak tandelon. Menu-menu lokal lebih ditekankan pada menu Jawa, seperti mie goreng jawa dan menu lainnya.

“Perpaduan menu juga ada seperti nasi goreng oriental,” terang Slamto, Supervisor Ringo Resturant Cilegon.

Sejak beroperasi, restoran yang masih satu manajemen dengan restoran siap saji Bakso Sen ini menyediakan pula makanan dari aneka mie dan bakso.

Saat ditanya mengenai prospek pasar usaha restoran di Cilegon, ia juga mengaku bahwa baru dalam tahap penjajakan. Keberadaan restoran siap saji yang lebih dulu hadir di Cilegon menurutnya tidak berpengaruh. Ia berkeyakinan, masyarakat membutuhkan sesuatu yang berbeda. “Setiap menu ada penggemarnya sendiri, lagipula menu yang ada di sini berbeda dengan yang lain,” terangnya.

Dalam waktu sepekan pertama respons konsumen diakuinya belum terlihat. Dalam menggaet pengunjung, disediakan program promosi berupa menu murah.

Konsep penyajian, layaknya restoran cepat saji lainnya. Kursi yang disediakan sekitar 100 buah. Dalam hal desain, meski mengusung menu dari tiga negara tidak ada yang ditonjolkan. Hanya saja, di sudut ruangan tersedia ruang khusus untuk mengolah menu-menu Jepang dengan ilustrasi menu yang terpampang jelas di dinding restoran. (lai)

December 15, 2007 at 3:39 am Leave a comment


December 2014
M T W T F S S
« Dec    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengunjung Jajanan

  • 2,580 Orang

Kata Tukang Jajan

Bagus on Gombyang Iwak Andalan Alo…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.